Pendahuluan
Materi ini membahas asam, basa, ph, dan reaksi kimia dalam konteks pendidikan vokasi jamu. Mahasiswa memahami perubahan kimia yang memengaruhi sifat sediaan.
Tujuan Pembelajaran
Mahasiswa memahami perubahan kimia yang memengaruhi sifat sediaan.
Materi Pembelajaran
3.1 Konsep asam-basa
Asam dan basa dapat dijelaskan melalui kemampuan mendonorkan atau menerima proton menurut Brønsted–Lowry. Derajat keasaman dinyatakan dengan pH; untuk larutan ideal encer, pH=-log10[H+]. Nilai pH menunjukkan sifat larutan, bukan langsung tingkat keamanan produk.
3.2 Reaksi oksidasi dan reduksi
Oksidasi-reduksi berkaitan dengan perpindahan elektron. Beberapa komponen tumbuhan dapat berubah akibat kontak oksigen, panas, atau cahaya. Perubahan warna setelah penyimpanan dapat merupakan petunjuk perubahan kimia, tetapi penetapannya memerlukan metode analisis yang sesuai.
3.3 Laju reaksi dan stabilitas
Suhu, konsentrasi, cahaya, serta katalis dapat memengaruhi laju perubahan. Pemanasan yang diperlukan untuk proses tertentu harus tetap mempertimbangkan kerentanan senyawa. Pencatatan kondisi proses membantu membedakan variasi bahan dari efek perlakuan.
Contoh Penerapan Di Bidang Jamu
Bandingkan perubahan warna seduhan yang disimpan terbuka dan tertutup, tanpa menyimpulkan penyebab pasti hanya dari penglihatan.
Latihan / Studi Kasus
Jelaskan mengapa pengukuran pH harus memakai alat terkalibrasi dan sampel yang representatif.
Rangkuman
pH dan reaksi kimia membantu mengevaluasi kestabilan, tetapi tidak menggantikan uji mutu lengkap.
Istilah Kunci
Konsep asam-basa; Reaksi oksidasi dan reduksi; Laju reaksi dan stabilitas
Referensi Utama
- WHO. Quality Control Methods for Herbal Materials (2011).
- BPOM RI. Peraturan BPOM Nomor 29 Tahun 2023 tentang Persyaratan Keamanan dan Mutu Obat Bahan Alam.